
Aliran Sesat di Negeri ini mengapa terus muncul silih berganti, masih segar ingatan kita beberapa waktu yang lalu Dengan Lia Aminudin, Ahmad Mushadeq yang mengaku Nabi atau Rasul dan kini muncul lagi Bahkan Dia mengaku sebagai Tuhan Astaghfirullah, mengapa ini selalu terjadi dan terjadi tapi anehnya mereka juga mempunyai pengikut yang tidak sedikit jumlahnya. Apakah ada yang salah Dengan keyakinan yang kita anut selama ini, atau ada cara-cara yang salah diantara kita dalam memahami dan menafsirkan ajaran keyakinan kita,
yang jelas pertanyaan point kedua jauh lebih mendekati.
Banyak diantara kita yang secara tidak sengaja menganut atau memahami ajaran keyakinan dengan melihat hanya sepotong-sepotong, ibarat kita melihat seekor gajah yang dilihat hanya ekornya saja sehingga mengambil keputusan bahwa gajah itu adalah kecil dan panjang kayak ular, yang lain melihat Gajah itu lebar seperti kipas karena yang dia lihat adalah telinganya sementara yang lainnya melihat gajah itu seperti balok bulat karena dia hanya melihat kakinya, rasanya seperti itulah kalau kita analogikan pemahaman Ajaran Keyakinan kita.
Dalam Ajaran Islam kita mengenal dua Hal Aqidah dan Syari’ah, maaf bagi pembaca yang kebetulan non Muslim kami tidak mengetahuinya karena saya adalah seorang Muslim, Aqidah berhubungan dengan keyakinan manusia kepada Pencipta, Syari’at berhubungan dengan tata cara peribadatan sedangkan bagi kaum Sufi menambah satu lagi yaitu Hakekat, kawasan ini sebenarnya adalah wilayah untuk orang-orang tertentu yang telah memahami , menjalani kehidupannya dengan dua hal diatas sehingga hakekat adalah sebuah cara mereka atau jalan menuju Sang Pencipta, tapi dari hakekat inilah orang kebanyakan potong kompas tanpa melalui dua tahapan ( Aqidah dan Syari’ah) mereka langsung bergaul lebih jauh dengan Hakekat sehingga yang terjadi adalah penyelewengan-penyelewengan ajaran Agama tertentu.
Terlepas dari permasalahan diatas marilah kita selalu waspada apabila orang yang selama ini menjadi panutan kita telah memproklamirkan dirinya menjadi manusia super setingkat Nabi atau Bahkan lebih jauh lagi mengaku Tuhan maka sesatlah Dia dan ajarannya adalah menyesatkan, marilah kita jaga diri dan keluarga kita dari kesesatan.

Aborsi adalah kata yang sering kita dengar keberadaannya meski dilakukan secara sembunyi akhirnya lambat laun tercium juga, sehebat apapun orang membungkus rahasia kejahatan pada suatu saat akan terbuka juga. Banyak hal yang melatarbelakangi prilaku atau perbuatan Aborsi tersebut, salah satu diantaranya adalah gaya hidup anak muda sekarang yang mentah-mentah meniru habis budaya barat ( free sex ) saya kira inilah biang keladinya, bagaimana budaya Barat ini bisa megakar dan menjadi trend anak muda sekarang, marilah kita mencoba bertanya pada diri kita sendiri, sejauh mana kita membentengi keluarga kita dengan moral dan agama.
Dalam berita yang saya lihat Televisi, MUI telah menfatwakan bahwa aborsi dibolehkan denga criteria apabila bayi itu dipaksakan lahir akan membahayakan jiwa salah satu atau kedua-duanya ( Ibu atau Anak yang akan lahir) tentunya hal ini setelah dianalisa oleh tenaga ahli ( Medis) dan aborsi dilakukan dalam usia janin sebelum 40 Hari, karena usia janin pada saat sebelum 40 hari tersebut Ruh belum ada.
Moral dan Agama adalah cara ampuh untuk menanggulangi budaya-budaya yang menyesatkan bagi kehidupan kita semua, akan tetapi semua itu terkadang kita lupakan karena kesibukan untuk mengejar impian-impian kita di Dunia ini, Ingatlah bahwa sebenarnya anak kita adalah amanah yang di titipkan oleh sang pencipta dan setiap amanah pastilah ada pertanggung jawabannya, kita tidak akan melenggang masuk syurga sendirian sementara anak dan keluarga kita terlempar ke Neraka, untuk itu marilah kita sadari semua baik buruknya kualitas generasi muda ada di tangan kita, seberapa jauh kita peduli padanya.
Sebentar lagi kita akan memilih pimpinan di Negeri ini dan memilih calon wakil kita di parlemen, kita lihat saja calon-calon pemimpin kita itu dari keluarganya saat ini, kalau ternyata keluarganya berantakan, buat apa kita memilihnya kalau memimpin sekala kecil saja tidak bisa bagaimana dia akan mampu mengelola secara besar, sekali lagi setiap amanah yang diberikan kepada kita pada suatu saat nanti pastilah kita akan di mintai pertanggung jawabannya, entah kapan itu terjadi bisa di Dunia , bisa juga nanti di alam lain sesudah di Dunia ini. gambar diambil
dari sini

Beberapa hari terakhir Media masa kita diramaikan oleh berita kegiatan solidaritas Palestina yang dilakukan oleh masa PKS yang berbuntut penyidikan oleh pihak terkait karena dianggap kampanye dini, padahal maksud dari kegiatan tersebut hanyalah sekedar solidaritas kader PKS terhadap penderitaan Rakyat Palestina, tapi itulah politik karena hal tersebut akhirnya dimanfaatkan oleh lawan-lawan politik PKS yang ternyata sepak terjang serta manuver yang dilakukan partai tersebut dianggap membahanyakan partai-partai yang lain sehingga dengan berbagai cara mereka berusaha untuk
menghentikannya.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira mengatakan, penyidikan kasus pelanggaran jadwal kampanye oleh tiga petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak dihentikan."Penyidik Polda Metro Jaya masih terus menyidik kasus ini hingga sekarang. Tidak ada penghentian penyidikan," katanya di Jakarta, Rabu.Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Triwicaksana dan Ketua DPD PKS Jakarta Pusat Agus Setiawan menjadi tersangka kasus pelanggaran kampanye.Panwaslu Gambir, Jakarta Pusat pada 9 Januari 2009, melaporkan mereka ke Polda Metro Jaya karena ada indikasi kampanye saat unjuk rasa menentang agresi Israel pada 2 Januari 2009 di Monas, Jakarta Pusat. Dalam aksi itu, massa PKS ada yang membawa atribut partai.
Diakui ataupun tidak PKS adalah merupakan partai masa Depan dengan kader militant dan selama ini masyarakat memandang partai ini adalah partai Bersih diantara partai lainnya, sehingga simpati masyarakat terhadap partai tersebut semakin kuat, tentunya hal ini membuat partai yang lainnya semakin khawatir atas eksistensinya terutama partai yang masuk dalam 5 besar pada pemilu lalu, sebagai simpatisan partai tersebut tentunya berharap hal ini tidak berlarut-larut dan menimbulkan efek yang kurang baik dalam perkembangan partai.
Tulisan ini bukan bermaksud menggiring pembaca untuk bersimpati pada PKS karena saya yakin kita semua sudah punya pilihan, tapi pada saat kondisi seperti ini kita semua tentunya mendambakan pemerintahan yang bersih dari praktek-praktek KKN dan PKS saya rasa adalah alternative pilihan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kalau masalah memilih terserah sampean.

Berhala pada saat Zaman Jahiliiyah dulu di kenal dengan sesuatu yang disembah atau yang di Tuhankan oleh Masyarakat, pada saat itu bentuk nya berhala atau patung akan tetapi berhala-berhala itu sekarang muncul dalam berbagai bentuk sehingga kita terkadang sulit untuk menghindarinya dan tanpa kita sadari dia telah akrab dengan kita dan orang-orang yang kita kasihi.
Cobalah kita renungkan bersama kejadian yang saya alami dengan keluarga saya, menjelang Adzan maghrib kami sekeluarga kebetulan santai bersama sambil menonton TV yang kebetulan ada acara yang disukai anak-anak
sehingga kami harus mendampinginya dalam melihat tayangan tersebut, adzan Maghrib telah berkumandang dan terdengar nyaring di telinga akan tetapi karena acara tersebut lagi seru-serunya kedua anak kami larut dan tidak mau TV tersebut dimatikan sehingga akhirnya lenyap sudah kesempatan kami untuk berjamaah di Masjid karena peristiwa tersebut, Astaghfirullah ternyata tanyangan TV telah menjadi berhala bagi keluarga kami saat itu, dan rasanya apa yang terjadi pada keluarga kami kemungkainan terjadi juga pada keluarga yang lain ratusan, ribuan atau bahkan jutaan keluarga, bukan hanya teknologi TV tapi juga yang lainnya yang menjadi penyebab terhalangnya kita Beribadah kepada Sang Khalik.
Teknology apabila kita cermati lebih jauh akan sangat berpotensi menjadi berhala-berhala baru bagi kehidupan kita kita ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari kita karena asyik dan larut main internet kita lupa kewajiban kita, terlalu asyik bersmsan ria dengan kekasih kita lupa waktu sholat bahkan karena kecanggihan di dunia kedokteran seperti operasi bedah plastik, bayi tabung, clonning dan lainnya apabila tidak kita pandang secara arif dan bijak maka keyakinan atau iman kepada Sang pencipta akan tergerus karenanya.
Dalam banyak kasus Teknology apapun bentuknya apabila kita tidak bisa memanfaatkan secara cerdas maka akan menjadi buah simalakama, Bukankah sebuah pisau dipegang dua orang yang punya profesi berbeda yang satu dipegang oleh Ibu Rumah tangga yang akan memasak dengan yang satunya di pegang pembunuh akan beda pula yang ditimbulkannya, untuk itu marilah kita semua mencoba memandang Arif terhadap teknology itu sendiri jangan sampai menjadi berhala baru bagi kehidupan kita semua.
Setelah mahkamah konstitusi memutuskan sistim pemilu dengan suara terbanyak untuk menentukan calon legislative yang jadi , tentunya ini adalah tantangan baru bagi calon wakil rakyat kita yang dengan segala cara telah mereka lakukan untuk mendapatkan nomer jadi, sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk masuk nomor jadi itu tidak kecil biaya yang dibutuhkan. Bahkan disinyalir beberapa caleg nomor jadi dengan model saat ini menjadi ngeper dan mulai hitung-hitungan berapa uang yang telah masuk karena mereka harus mengeluarkan banyak dana lagi untuk kampanye atas nama dirinya sendiri, karena dengan sistim suara terbanyak kebutuhan dana bagi setiap caleg akan semakin banyak.
Sistim suara terbanyak memungkinkan tingkat persaingan sesama caleg akan semakin ketat karena mereka bisa bersaing dengan temannya sendiri dalam satu partai, Nama beken akan membuat caleg sedikit lebih lapang jalannya dibandingkan debutan baru akan tetapi tidak jaminan akan meraup suara terbanyak, pemiih akan semakin Cerdas dalam memilih calon wakilnya untuk itu tarck record dari Caleg amatlah berpengaruh.
Pemasangan spanduk, Baliho dan lainnya rasanya tidak cukup efektif karena setiap caleg akan melakukan hal yang sama dalam rangka kampanye, untuk itu perlu cara jitu dan model baru dalam berkampanye, modal uang besar sangat penting tetapi tidak menjamin keberhasilan kalau caranya tidak tepat, disisi lain figure dan tokoh yang telah lama di kenal masyarakat dalam system ini akan lebih mudah meraup suara meski mereka dalam daftar nomor sepatu.
Yang menjadi pertanyaan kita sekarang adalah ketika para caleg ini telah banyak mengeluarkan uangnya untuk meraih kursi lantas ketika telah terpilih dan menjadi anggota Dewan benarkah mereka murni akan memperjuangkan kepentingan rakyat yang memilihnya atau berusaha mengembalikan uangnya dulu, hanya mereka sendiri yang tahu, kita semua hanya berharap bisa memilih orang yang tepat dan bersih
Masih ingat maraknya Iklan tentang ramalan nasib yang sangat gencar di layar kaca kita dengan model REG spasi BLA, BLA, BlA.... atau Bahasa lain ” kamu kan lahirnya Jum’at Kliwon tidak cocok kerja di darat cocoknya kerja di Udara, atau Kirim REG Spasi.... Saya akan menuntun Kehidupan anda... Inilah santapan sehari-hari yang kita lihat saat ini, Meski pada dasarnya kita semua tidak percaya dengan ramalan tapi karena hal ini sering kita lihat dan apesnya kondisi kehidupan kita lagi tidak stabil terkadang meski hanya iseng kita terjebak ikut-ikutan sms, pada saat seperti itu terjadi sebenarnya bukan hanya rugi secara materi kita dibuatnya karena pulsa kita akan tersedot dengan sms balasan dari sang operator ( Dukun/ Peramal ) akan tetapi lebih jauh lagi Iman kita akan tergadai,karena secara tidak langsung kita mempercayai sebuah ramalan, bukankah sebagai orang yang beragama kita hanya boleh percaya, mengadu dan meminta hanya kepada Tuhan.
Kondisi perekonomian yang semakin sulit, banyaknya saudara-saudara kita yang kena korban PHK dan yang lainnya membuat cara berpikir yang tidak rasional sehingga praktik-praktik perdukunan modern menjadi semakin subur dengan cara via SMS, untuk itu sebaiknya kita berhati-hati dari jebakan praktek tersebut, Bahkan apabila kita cermati dunia film dan sinetron pun tak lepas dari hal-hal yang berbau mistik dan itu justru sekarang yang lagi laris. Syirik Dalam Islam adalah Dosa yang tidak terampuni oleh Allah, adapun prakteknya adalah segala sesuatu kepercayaan kepada kekuatan tertentu yang datangnya bukan dari Sang Pencipta tapi dari manusia, benda atau yang lainnya, untuk itu apabila kita telah terlanjur ikut ke dalam praktek-praktek tersebut segeralah tinggalkan dan bertaubat untuk kembali ke jalan yang telah digariskan oleh Allah.
Sesulit apapun kehidupan asalkan kita jalaninya dengan ikhlas menerima apa yang telah kita miliki dan selalu bersyukur niscaya akan membuat kehidupan ini menjadi tentram, bekerja dan berusaha untuk kehidupan yang lebih baik adalah wajib bagi kita, tetapi memaksakan untuk mendapatkan hasil terbaik dengan cara-cara tertentu dalam hal ini memakai praktek mistik atau dengan segala cara untuk mencapai tujuan adalah sesuatu yang naif yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain, Ya Allah tunjukkanlah kami Ke Jalan Lurus yaitu jalan yang Engkau Ridhoi dalam kami menapaki kehidupan ini, Amin.
Judul posting diatas terasa sedikit berbeda dari biasanya dalam bahasa kita sehari-hari artinya adalah mencintai Dunia, berdasarkan dari perenungan penulis rasanya kata-kata tersebut terasa amat tepat untuk mewakili situasi dan kondisi pada saat ini, bukannya bermaksud sok Agamis karena kami merasa hanya sedikit tahu tentang bahasa Agama, bermaksud untuk melihat fakta dan realita saat ini menurut kaca mata pribadi saya sebagai seorang yang beragama bukan Ahli Agama, untuk itu apabila keliru mohon saya
ditegur ya Gus blogger dari Negeri lembah Sungai Nil sahabat dekat
Guru Saya.Berdasarkan pengalaman yang sedang terjadi pada diri saya saat ini rasanya judul tersebut cukup mewakili, betapa tidak karena kesibukan urusan untuk sesuap nasi dan menghidupi anak Istri terkadang kami sampai telat
dalam melakukan kewajiban sebagai Seorang Muslim Sholat Lima Waktu semoga hal ini tidak dialami oleh sahabat Blogger yang lain, terlalu asyik, karena dikejar-kejar target sebagai seorang marketer kelas teri sehingga menomor duakan yang seharusnya nomor satu Naudzubillah Summa Naudzubillah, rasanya kita perlu melakukan renungan yang lebih jauh lagi cobalah kita lihat prilaku masyarakat di sekeliling kita , para birokrat, para politisi dan lain sebagainya demi untuk memperkaya dirinya mereka rela mengorbankan segalanya atau mungkin bahkan ketika saya berposisi seperti mereka rasanya juga tidak akan lebih baik kalau kita tidak memiliki benteng yang tangguh atau filter yang kuat, tapi entahlah yang terjadi biarlah terjadi yang terpenting kita harus mulai berpikir untuk berbuat yang terbaik untuk diri dan keluarga tercinta dengan tetap di jalan yang Tuhan kehendaki.
Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa hambaMu yang Imannya sedang naik turun ini disebabkan tetek-bengek urusan Dunia ini, ternyata menyeimbangkan kehidupan Duniawi dan Kehidupan Ukhrowi jauh teramat berat, semoga hal seperti ini segera berlalu dan kita semua bisa mengambil hikmahnya dengan mencoba belajar untuk menyeimbangkan kedua sisi kehidupan tersebut, Aminn.

Akhir-akhir in apabila kita lihat tanyangan infoitainmet maupun berita di media cetak dan elektronik sering sekali terlihat masalah yang sedang di hadapi oleh dua orang selibritis kakak beradik yang disinyalir melakukan adegan bugil berdua yang telah banyak beredar di dunia maya, menurut pakar Telematika Roy Suryo gambar-gambar tersebut adalah asli dan ini terjadi delapan Tahun yang lalu di Pulau Dewata Bali.
Terlepas dari pro kontra dengan apa yang terjadi sesungguhnya, sebenarnya apa sih yang mereka cari dengan melakukan hal yang sebenarnya adalah tabu bagi masyarakat Timur maupun bagi orang beragama,
meski mereka berdua bersaudara pantaskah mereka melakukan adegan pamer aurat antara satu dengan yang lainnya bahkan dalam kabar disebutkan ada seorang pria yang terlihat dalam photo tersebut, Rasanya yang mereka lakukan adalah berlebihan kalau hanya mencari sensasi atau sekedar cari popularitas.
Apa yang dilakukan manusia pada saat ini cenderung melakukan segala cara dalam rangka untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan, dan ini hampir dilakukan dalam seluruh aspek kehidupan, sangat tragis memang tapi sebagai manusia yang berbudatya Timur dan beragama rasanya kita perlu berintrospeksi, bila ternyata generasi yang ada sekarang telah jauh masuk kedalam budaya Barat yang cenderung bebas tanpa batas maka saatnya kita melakukan filter-filter khusus untuk lingkungan kita sendiri dalam hal ini keluarga, karena syetan tidak akan pernah lelah untuk mengajak manusia ke jalan kesesatan.
gambar

Tidak adakah cara yang mampu untuk menghentikan kebiadaban dan keangkara murkaan yang kini sedang dilakukan oleh Israel, kalau hanya sekedar cacian, sumpah serapah dan lainnya rasanya akan sia-sia karena telah lama kita mengenal dalam sejarah peradaban manusia bahwa Bangsa Israel adalah Bangsa yang merasa dirinya paling hebat, paling pandai, paling jago di segala aspek kehidupan itulah apologys yang sejak lama tertanam dalam pribadi mereka sehingga menurutnya setiap tindakan yang ia lakukan adalah sesuatu yang benar menurut mereka sendiri, apalagi ada pendukung setia yang selalu akan melindungi apapun tindakan yang dilakukan dan itu telah dibuktikan dengan mentoknya sidang Dewan Keamanan PBB untuk Genjatan senjata antara Israel dan Hammas Palestina tanpa persetujuan Amerika Serikat.
Negara-Negara yang tergabung dalam Liga Arab ternyata sampai saat ini juga belum kelihatan gerakannya untuk menghentikan kekejian yang telah dipertontonkan Israel demikian juga Konperensi Negara Islam ( OKI ) juga belum mampu meredam arogansi Zionis tersebut, sampai kapankah hal ini akan kita biarkan Bapak-Bapak petinggi Dunia yang memiliki kompeten dalam hal ini, jangan sampai bangsa Palestina terus terbantai hingga tiada lagi yang tersisa, dan itu artinya membuktikan ketidak berdayaan kita Sebagai Umat Islam Di Dunia ini benar adanya.
Tak ada jalan lain kecuali kaum Muslimin bersatu padu untuk melawan Keangkaramurkaan Zionis Israel, Bangkitlah Liga Arab, Bangunlah dari tidur panjangmu wahai OKI dan tunjukkan keberaniammu wahai Iran dan Mahmud Ahmadinejad, kami akan selalu berada di belakangmu untuk memberi semangat dan selalu berdoa untuk memerangi sebuah Kedzoliman yang sedang terjadi kepada saudara-saudara kami sesama Muslim di Palestina, Ya Allah Berilah kami Semua Kekuatan untuk Melawannya aminn.